xSiA Systems

| |
Visualisasi Layout Galangan | Laporan Mingguan (Weekly Report) | Monitoring Antrian Truk
EIS | Dynamic Visual Network | GIS | Sistem Pergudangan | SA
Email | Alamat Sekretariat

Teknologi

small logo

GIS (Geographic Information System)

GIS atau Geographic Information Systems adalah sebuah sistem komputer yang mampu menyimpan, menganalisis, dan menampilkan informasi yang direferensikan secara geografis, yaitu data yang diidentifikasi menurut lokasinya. GIS dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pemantauan dan pengendalian wilayah, pengelolaan sumber daya, dan perencanaan pembangunan.

Pengembangan aplikasi GIS untuk memonitor Galangan Kapal dan Pelabuhan

A. Memonitor Pelabuhan

Untuk menjaga keselamatan kapal di pelabuhan, posisi kapal dan pergerakannya perlu dimonitor dan diatur agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan aplikasi monitoring pelabuhan, pihak yang berwenang dapat mengetahui kondisi dan situasi terkini, yaitu dengan memantau segala informasi baik posisi kapal dan pergerakannya maupun lingkungannya dengan lokasi geographis sebagai referensinya. Tidak cuma informasi navigasi seperti posisi, arah pergerakan, lingkungan, dan lain-lainnya saja, tetapi informasi bisnis seperti jadwal tambat, bongkar muat, penanggung jawab lapangan, progres pekerjaan, dan lain-lainnya pun dapat diketahui karena sistem ini dapat diintegrasikan dengan pusat data pelabuhan yang menyimpan semua informasi itu.



Gambar 1. Aplikasi GIS untuk memonitor pelabuhan dengan lokasi geographis sebagai referensinya. (screenshot diperbesar)

B. Memonitor Galangan Kapal

Untuk monitoring galangan, seperti yang sedang kami kembangkan untuk salah satu perusahaan galangan terbesar di Indonesia PT DKB, semua informasi yang berkenaan dengan posisi kapal, jenis kapal, jadwal naik turunnya kapal di galangan, dan lain-lainnya dapat diketahui dengan mudah. Selain itu, informasi proyek termasuk progres perkembangan proyek juga dapat dimonitor, sehingga setiap kesulitan & kendala dapat ditangani dengan segera melalui koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait. Sekalipun ada 11 galangan yang tersebar di seluruh Indonesia, PT DKB bisa mengkoordinasikan, memantau, dan mengendalikan semua proyek perbaikan kapal dari mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja yang berwenang melalui jaringan internet. Tidak hanya itu saja, dengan monitoring sistem yang selalu online ini, komisaris atau bahkan kementrian BUMN pun dapat dengan mudah memonitor seluruh proyek perbaikan kapal di seluruh galangan kapal PT DKB, sehingga koordinasi tidak hanya terbatas pada internal perusahaan saja, tetapi pihak eksternal yang terkait dan berkepentingan pun dapat dilibatkan.



Gambar 2. Aplikasi GIS untuk memonitor galangan dan mengendalikan seluruh progres proyek perbaikan kapal. (screenshot diperbesar)

our site hosting is http://www.000webhost.com/ ©2011 xSiA Systems